|
Temu Nasional Televisi Komunitas se-Indonesia Grabag, 17 - 20 Mei 2008
Deklarasi Asosiasi Televisi Komunitas Indonesia Undang-Undang nomor 32 th 2002 tentang penyiaran serta Peraturan Pemerintah nomor 51 tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Komunitas, menjamin keberadaan televisi komunitas. Namun kenyataannya televisi komunitas masih diperlakukan secara diskriminatif, terbukti Surat Keputusan Menteri Perhubungan No 76 th 2003 tidak mengalokasikan frekuensi untuk Televisi Komunitas.
Disamping masalah tersebut, regulasi bidang penyiaran yang ada saat ini tidak kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya Televisi Komunitas di Indonesia. Prosedur perizinan rumit, persyaratannya berat, membutuhkan banyak waktu dan biaya. Di sisi lain, dominasi TV swasta telah mengancam punahnya nilai-nilai lokal, terjadinya penyeragaman budaya dan citarasa, sentralisasi ekonomi, dan monopoli informasi yang secara nyata mengancam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu dibutuhkan penguatan Televisi Komunitas sebagai media pendidikan, ekspresi budaya dan nilai-nilai lokal, meningkatkan daya dan posisi tawar, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka mewujudkan hal itu dibutuhkan suatu organisasi yang mampu memperjuangkan hak hidup dan berkembangnya televisi komunitas di Indonesia sehingga sistem penyiaran nasional yang demokratis. Maka pada hari ini, selasa, tanggal 20 mei 2008, bertempat di Grabag kabupaten Magelang, Jawa Tengah, kami yang bertanda tangan dibawah ini, peserta Temu Nasional Televisi Komunitas, bersepakat untuk mendeklarasikan terbentuknya Asosiasi Televisi Komunitas Indonesia atau ATVKI. Grabag, 20 Mei 2008. Deklarator Asosiasi Televisi Komunitas Indonesia - Hartanto, Grabag TV
- Ahmad Tohari, Budayawan Banyumas
- Paulus Widiyanto, Mantan ketua Pansus RUU Penyiaran DPR RI
- Bimo Nugroho, Komisi Penyiaran Indonesia
- Tommy W. Taslim, FFTV IKJ Jakarta
- Affras Soemarno, Departemen Pendidikan Nasional
- Imam Prakoso, Combine Resource Institution
- Budhi Hermanto, Combine Resource Institution
- Langgeng B, Bahurekso TV Kendal
- Suroto, HKTI TV Purworejo
- Uib Sholahudin, IAIN TV Serang Banten
- Soraya, Universitas Al Azhar Jakarta
- Davi Abdullah, Peace Aceh
- Mukhotib, PKBI Jogjakarta
- T. Umar, Peace Aceh
- Khoirul Anam, TV 4 Malang
- Masduki, Prodi Ilmu Komunikasi UII Jogjakarta
- Muzayin, Prodi Ilmu Komunikasi UII Jogjakarta
- Darmanto, Masyarakat Peduli Media (MPM) Jogjakarta
- Marzuni, Studio 42C Sumatra Barat
- Ian, Rajawali TV Bandung
- Yuyun Trimulyana, JMN Jogjakarta
- Hervi Aria Putra, CNO TV
- Edwin Inrriens, Camberra Institute Australia
- Yoki Yustanto, Untirta TV Serang
- Supriyanto, Grabag TV
- Soebagjo, Wahana Audio Visual Indonesia
- Ade Duryawan, Fahmina Institute Cirebon
Dan masih ada nama-nama lainnya yang tidak bisa kita sebutkan semuanya. |